Tiongkok perlu transit melalui pelabuhan lain ketika mengirim barang ke Pelabuhan Kolkata, India. Pelayaran memakan waktu sekitar 14-21 hari. Pelabuhan transit mencakup Colombo/Vishakapatnam/Krishna Patnam/Pelabuhan Klang/Singapura dan pelabuhan lainnya.
Kebijakan tarif
Mulai 1 Juli 2017, India akan mengintegrasikan berbagai pajak layanan lokalnya menjadi pajak pertambahan nilai barang dan jasa (GST), yang juga akan menggantikan pajak layanan India sebelumnya yang diumumkan sebesar 15%. Standar pemungutan GST akan dikenakan sebesar 18% dari biaya layanan untuk impor dan ekspor ke India, termasuk biaya penanganan pelabuhan, biaya transportasi darat, dan biaya lokal lainnya.
Peraturan bea cukai
Pertama-tama, perusahaan pengiriman harus bertanggung jawab atas seluruh transportasi semua barang yang dialihkan ke stasiun pengiriman darat di India, dan kolom tujuan akhir pada bill of lading dan manifest harus diisi sebagai titik darat. Jika tidak, barang hanya dapat dialihkan ke darat setelah dibongkar di pelabuhan atau dengan membayar biaya tinggi untuk mengubah manifest.
Kedua, barang dapat disimpan di gudang bea cukai selama 30 hari setelah kedatangan. Setelah 30 hari, bea cukai akan mengirimkan pemberitahuan pengiriman kepada importir. Jika importir tidak dapat mengambil barang tepat waktu karena alasan tertentu, dia dapat mengajukan permohonan perpanjangan kepada bea cukai jika diperlukan. Jika pembeli India tidak mengajukan perpanjangan, barang eksportir akan dilelang 30 hari setelah disimpan di bea cukai.
A. Layanan FCL India dari pintu ke pintu: Freight FCL dibagi menjadi tiga bagian. Total freight = jumlah dari ketiga bagian tersebut.
1. Freight Dasar Freight Dasar = Freight Dasar Per Unit × Jumlah kontainer penuh
2. Biaya Tambahan Pelabuhan Biaya Tambahan Pelabuhan = Biaya Tambahan Pelabuhan Per Unit × Jumlah kontainer penuh
3. Biaya Bahan Bakar Biaya Bahan Bakar = Biaya Bahan Bakar Per Unit × Jumlah kontainer penuh
B. Layanan LCL India dari pintu ke pintu: Freight LCL hanya memiliki freight dasar, yang dapat dihitung berdasarkan volume dan berat
1. Dihitung berdasarkan volume, X1 = freight dasar per unit (MTQ) × Volume total
2. Dihitung berdasarkan berat, X2 = freight dasar unit (TNE) × Diambil yang lebih besar antara X1 dan X2 sebagai berat kotor akhir.
Biaya tambahan lainnya akan dihitung sesuai dengan kebutuhan aktual